Cari Blog Ini

Laman

Sabtu, 21 Agustus 2010

Langkah2 Hilangkan Dendam!

Langkah2 hilangkan DENDAM :
1. Kenanglah kebaikan2 org tersebut, baik kpd kita maupun kpd org lain.
2. Meminimalisir tali penghubung dgn akal bawah sadar tentang kekecewaan kita kpdnya sehingga kita benar2 lepas dari pengaruhnya dan pengalaman sakit hati kita kepadanya menjadi sangat kecil sekali.
3. Membangun masa depan kita sendiri ke arah yg cerah, apapun rintangan yg kita hadapi.
Jadi, sekali lagi, agar perubahan yg diinginkan terjadi secara konsisten, mulailah dari dalam. Sekuat apapun bantuan dari luar tidak akan efektif kecuali Kita menolong diri kita sendiri dengan kembali kepada Allah. Setelah itu, mengubah arti persepsi dalam file bawah sadar. Dengan begitu, perubahan akan konsisten. Ketika kita mengubah persepsi, segala sesuatupun ikut berubah. File di alam bawah sadar Kita akan berubah dan akan mengubah hidup seperti yg Kita inginkan... Amin..
Selamat mencoba.@Budi Cahaya, Duren Sawit -Jkt.

ANDA DAN PASANGAN BERTENGKAR?

KOMPAS.com — Apakah ketika berdebat dan bertengkar dengan pasangan, Anda cenderung senang menyerang, menuduh, dan mengungkit masalah yang sudah berlalu? Ayo, tinggalkan cara itu. Tak ada seorang pun yang ingin disudutkan. Jika Anda selalu mencari pembenaran karena tak ingin disalahkan, begitu pula pasangan Anda.

Belajarlah dari Gretchen Rubin. Penulis buku The Happiness Project ini memiliki sejumlah kalimat sakti yang bisa membuat Anda dan pasangan menghentikan perdebatan dan membahas masalah tanpa harus saling berteriak. Inilah 9 kalimat di antaranya:

”Kamu tidak perlu mencarikan solusinya. Mendengarkan saja sudah cukup.”
Kalimat ini merupakan cara bagus untuk tidak memperlihatkan rengekan Anda, sekaligus menghindari keluhan dari pasangan. Tanpa terlihat berkonfrontasi, Anda bisa menyampaikan kepadanya bahwa Anda hanya ingin didengar tanpa diberi nasihat. Plus, kalimat ini sebenarnya pujian terselubung, lho!

”Cobalah mengerti pemikiranku.”
Salah satu yang hilang saat mulai berdebat adalah empati. Semakin banyak serangan yang Anda lancarkan, akan semakin sempit pikiran Anda dan pasangan. Jadi, coba kalimat sederhana ini pada awal perdebatan untuk memastikan bahwa Anda berdua membahas masalah dengan saling memahami perasaan satu sama lain.

”Ini sangat berarti untukku. Jadi, maukah kamu mendengarkan?”
Mungkin Anda berpikir kemampuan mendengar setiap orang otomatis menjadi satu paket dengan kemampuannya berdebat. Ups, Anda salah. Saat berdebat, sebagian besar waktu kita biasanya habis untuk mempersiapkan kata-kata apa yang akan diucapkan selanjutnya demi mendapatkan perhatian dari pasangan. Daripada capek, ucapkan saja mantra ini dan tunggu beberapa saat sebelum mulai menyatakan poin penting Anda.

”Ini juga salahku.”
Saat kita bertengkar, cara paling mudah mencari akar permasalahan adalah dengan menyalahkan pasangan sebagai si pembuat masalah. Anda pun akan merasa paling benar sendiri karena merasa sebagai pihak yang terluka. Psst, tak ada seorang pun yang ingin disudutkan, termasuk pasangan. Jadi, mengapa tidak mengakui saja bahwa Anda juga punya andil dalam masalah itu alias bersalah juga. Tak peduli seberapa kecil kesalahan Anda, pengakuan itu akan membantu mencegah perdebatan makin panjang.

”Kita sudah keluar dari akar permasalahan.”
Awalnya, Anda membahas soal kekasih yang terlambat menjemput. Lalu, perdebatan mulai melebar menjadi siapa yang sering membatalkan kencan dan makin meluas ke masalah lain yang sebenarnya sudah lewat. Kalau tidak segera dihentikan, keluhan demi keluhan pasti akan terus bergulir. Ayo, akhiri perdebatan ini dengan mengucapkan mantra di atas. Dengan begitu, Anda dan pasangan bisa segera mengembalikan pembicaraan ke masalah utama yang sebaiknya diselesaikan saat itu juga.

”Apa sih yang kita ributkan?”
Saat bertengkar, masalah kecil memang tiba-tiba bisa berubah menjadi masalah besar. Apalagi jika kesalahan yang menjadi masalah sering terjadi atau kesalahan berkisar tak jauh dari masalah yang itu-itu saja. Daripada terus mempermasalahkan hal-hal kecil tersebut dan membuatnya mengambang tanpa solusi, mengapa tidak mengomunikasikan saja dengan pasangan apa yang sebenarnya mengganggu Anda berdua. Jika sudah menemukan sumber masalahnya, Anda bisa mengucapkan kalimat sakti di atas.

”Ini bukan cuma masalah kamu, ini masalah kita berdua.”
Melemparkan masalah kepada pasangan, meski dia memang bersalah, bukanlah hal yang bijak. Ingat, tidak ada seorang pun yang ingin disalahkan atau menjadi kambing hitam. Namun, dengan kalimat sakti di atas, Anda bisa mengubah status pertengkaran dari Anda vs pasangan menjadi pasangan vs masalahnya.

”Stop dulu deh.”
Saat emosi sedang memuncak, tanpa sadar kita cenderung mengucapkan kata-kata yang menyakitkan orang lain. Nah, jika saat berdebat dengan pasangan Anda mulai merasakan adanya dorongan mengatakan sesuatu untuk membalas rasa sakit hati, lebih baik berhenti bicara dan mintalah time out. Beri waktu untuk Anda dan pasangan menenangkan diri dan saling berpikir. Jika perlu, tunda pertemuan hingga 1-2 hari kemudian. Dengan begitu, Anda memberi kesempatan amarah untuk mereda lebih dulu.

”I love you”
Tidak ada yang bisa menghentikan sebuah pertengkaran selain kata-kata penuh cinta, seperti kalimat sakti di atas. Amarah pasangan pasti segera mereda dan hatinya pun akan luluh jika Anda mengucapkannya secara tulus.

Jika Anda merasa perdebatan dengan pasangan makin memanas, jangan lupa mengucapkan mantra-mantra sakti di atas. Siap mencoba, sekarang?

(Erma D.K./Majalah Chic)

BERPIKIR POSITIVE SEBAGAI DASAR MOTIVASI.

Jangan pernah berfikir bahwa kita akan gagal, tapi berfikirlah kita akan berhasil. itulah sebuah mindset yang harus kita miliki sebagai seorang yang mempunyai jiwa bisnis. kata gagal itu menjadi sebuah batu loncatan dimana kita akan terus semangat dan termotivasi supaya tidak menjumpai kata gagal. dari sinilah kenapa artikel Berfikir Positif Sebagai Dasar Motivasi. berfikir positif memang sangat susah, banyak sekali faktor yang membuat kita jarang sekali mau berfikir positif. misalnya dalam sebuah komunitas, kemudian ada seseorang mendapatkan reputasi yang bagus pasti yang biasa muncul dalam pikiran kita adalah berprasangka dulu. jarang sekali kita langsung mempunyai fikiran positif. betul tidak??

Ketika kita berfikir posistif memang harus dengan dasar atau keyakinan pada diri kita sendiri, kalau kita tidak yakin pasti kita tidak akan pernah bisa berfikir positif. dalam Agama islam saya pernah mendengar bahwa apa yang kamu pikirkan maka itu yang akan Allah berikan, jadi jangan pernah anda berfikir negatif. misalnya kita akan menjalankan sebuah bisnis, hati kita dah ragu nih, trus yang ada dalam pikiran kita hanya takut gagal dan gagal. dengan deikian pola pikir kita hanya akan terfokus pada kata gagal, dan tidak pernah berfikir akan kesuksesan yang akan kita dapatkan. coba kalau kita berfikir kita akan sukses, pasti dengan keyakinan itu motivasi kita akan terbentuk dengna kuat dan nyata dengan pengaplikasiannya.

Jadi pada dasarnya berfikir positif adalah sebagai modal awal dimana kita nanti akan melewati berbagai macam godaan, jika kita mempunyai fikiran positif makan kita akan terus melaju kedepan. lain halnya jika kita tidak mempunyai sebuah dasar atau fikiran kita negatif terus maka kita akan mudah masuk ke dalam perangkap. dimana kalau kita sudah masuk ke dalam perangkap kita tidak bisa melanjutkan perjuangan kita untuk menuju sukses atau dalam artian kita sudah gagal untuk mencapai kesuksesan. sedikit artikel ini mudah2an membawa nilai positif dan saya tegaskan lagi bahwa Berfikir Positif adalah Sebagai Dasar Motivasi untuk mencapai apa yang anda inginkan. terima kasih.

SEMOGA BERMANFAAT...

Selasa, 17 Agustus 2010

sesungguhnya sesudah kesulitan akan ada kemudahan"

Beruntunglah seseorang yang menyakini akan datangnya fajar setelah gelapnya malam,,,
berharap muncul pelangi setelah derasnya hujan.Inna wa’da ALLAH haqqun:"sesungguhnya sesudah kesulitan akan ada kemudahan"
Sahabat...Masih banyak cara untuk menuju sukses..
Kenapa kau tidak merubah cara hidupmu dan sungguh2 menggapainya?"tidak kuubah nasib seorang manusia apabila tidak manusia itu sendiri yang merubahnya"..ALLAH saja memberikan keluwesan untuk kita menjalan hidup..Sahabat...
Janganlah  bersedih,kalo dirimu sedang patah hati..Janganlah marah,kalo tadi kamu disakiti orang..Janganlah bingung,kalo belum mendapatkan pekerjaan..Janganlah takut,kalo umurmu sudah 30 atau lebih  tapi belum dapat jodoh..Janganlah risau,pastikan Sahabat Yakin bahwa TUHAN akan selalu menyertai.

harga diri

Berbagai pengkajian menunjukkan bahwa mereka yang memiliki harga diri rendah:
1. Kebanyakan merasa terancam dalam sebuah situasi.
2. Lebih mudah takluk dan tergantung pada situasi yang mengusainya.
3. Mempunyai kebutuhan lebih besar untuk struktur.
4. Menahan Agresi.
5. Mudah dibujuk.
6. Mudah tunduk pada tekanan kelompok. Ketimbang mereka yang memiliki harga diri tinggi. -Alan C Filley.

mengapa banyak org tdk tahu apa yg diingini?

Mengapa banyak orang tidak memiliki pencapaian-pencapaian di dalam hidupnya? Jawabannya sederhana, karena mereka tidak tahu apa yang benar-benar mereka inginkan di dalam hidup ini.
Cobalah menuliskan sebanyak-banyaknya hal yang paling anda inginkan di dalam hidup anda. Tuliskan kesehatan macam apa yang anda inginkan, rumah seluas apa yang anda inginkan, tempat wisata mana yang ingin anda kunjungi, berapa banyak buku yang akan anda baca, berapa besar penghasilan anda, seberapa erat hubungan anda dengan Tuhan, dsb.
Simpan catatan tersebut dalam ingatan anda, dan jangan lupakan sampai anda mencapainya